Oleh : Destri Purnama Hamami (15730011)
Prodi Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Suatu perusahaan
pastinya tidak akan jauh dari isu tentang kebangkurutan, apalagi jika perusahaan
tersebut adalah dulunya perusahaan besar yang sudah terkenal namun sekarang mulai
meredam citranya. Seorang PR dalam fungsi manajemenya adalah untuk membangun dan
mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publiknya
yang mempengaruhi kesuksesan maupun kegagalan.
Kasus isu tersebut dalam dunia
Public Relations masuk dalam bidang Manajemen Krisis. Yaitu dimana
suatu perusahaan yang mendapat kondisi yang kritis atau bermasalah, dan disini PR
akan melakukan tugasnya seperti yang dijelaskan kasus diatas. Cepat lambatnya penanganan
yang dilakukan seorang PR dan bagaimana cara yang akan dituju, sangat mempengaruhi
bagaimana isu itu akan digiring. Akankah meredam atau malah membentuk opini yang
tidak sesuai dengan tujuan. Walaupun isu-isu yang berdar baru tersebar atau belum
mempengaruhi konsumen, tetap saja seorang PR harus siap tanggap dan peka dengan
lingkungan.
Suatu perusahaan
yang mendapatkan suatu isu negative tidak selalu langsung menjadi masalah besar
karena hal tersebut sebenarnya memiliki langkah, yaitu :
1. Tahap prodmoral, dimana suatu perusahaan
sudah mulai memiliki masalah atau isu yang mulai terbentuk di konsumen dan dalam hal ini PR sudah mulai sensitive dan
paham apa yang selanjutnya dilakukan.
2. Tahap kronis, setelah masalah yang
timbul jika belum ditangani dengan cepat akan merembet pada masalah yang lebih besar
dan pada tahap ini adalah yang paling pendek waktunya dibanding tahapan lain, karena
pada tahap ini sebenarnya tergantung pada serangan yang dimiliki perusahaan
3.
Tahap akut, tahap ini adalah disaat
perusahaan harus melakukan intropeksi atas masalahnya, mengapa masalah tersebut
datang.
4.
Tahap resolusi, setelah melakukan
intropeksi, perbaikan layanan dan pengembalian citra positif, sebuah perusahaan akan kembali dengan citranya
seperi semula. pad tahap ini sebuah perusahaan pastinya lebih siap dan matang untuk
melanjutkan suatu aktivitas manajemen.
|
No.
|
perusahaan
|
stakeholder
|
klasifikasi
|
efek
|
|
1
|
Popeye
Chicken
Express
|
Masyarakat yogyakarta
|
utama
|
Banyaknya restoran makanan cepat saji yang
hadir dalam menu masakan yang sama. Langkah yang harus di ambil adalah
menambahkan menu makanan yang tidak ada di restoran lain. Ini bertujuan untuk
menambah daya tarik konsumen sehingga akan menambah jumlah konsumen dan
pendapatan
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar